by

Tagana Tanjungpinang Mitigasi Bencana di SMPN 16 Tanjungpinang



Tagana Kota Tanjungpinang Mitigasi Bencana di SMPN 16 Tanjungpinang

TANJUNGPINANG:- Mitigasi Bencana merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana sebagaimana tertuang dalam Pasal 1 ayat 6 PP No 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Mitigasi Bencana ini secara rutin dan menyeluruh terus disosialisasikan ke tengah masyarakat hingga ke sekolah-sekolah. Maka dari itu, Tagana Kota Tanjungpinang setiap tahun tetap melaksanakan sosialisasikan Mitigasi Bencana ke sekolah sekolah di Kota Tanjungpinang. Program kerja Mitigasi Bencana ini dikemas dalam program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

Tadi siang, Kamis (12/9/2019) Tagana Kota Tanjungpinang melaksanakan TMS di SMPN 16 Tanjungpinang. Tentu kegiatan ini adalah program kerja sama antara Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan dalam upaya mitigasi bencana.

Kasi Perlindungan Korban Bencana Alam dan Sosial Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Rheiga Muharanis S.Sos. M.Si kepada awak media menyatakan target dari TMS ini memberikan edukasi kepada peserta didik terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Paling tidak mereka berani bertindak untuk menyelamatkan diiri sendri dan melakukan evakuasi sederhana apabila terjadi bencana,” kata Rheiga yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana TMS ini.

Pada kesempatan itu Rheiga menambahkan dalam waktu dekat akan dibentuk suatu Satgas yang diberi nama  Masyarakat Relawan Bencana (Marewa). Marewa ini akan dibentuk di setiap kecamatan.

“Anggota Satgas ini terdiri dari unsur-ynsur sosial yang ada di tengag masyarakat, antara lain Tagana, Tenaga Pelopor Perdamaian, Karang Taruna, Forum RT/RE, tokoh masyarakat, PKK serta unsur-unsur lainnya yang akan dibekali dengan edukasi penanggulanagan bencana,”ujarnya.

Sehingga sambung Rheiga nantinya akan diberdayakan secara langsung dalam membantu tugas Dinas Sosial khusunya dalam penanggulangan bencana, baik pada saat pra bencana, saat bencana maupun pasca bencana.

Dikatakannya kegiatan TMS  ini juga nantinya menjadi salah satu kegiatan yang akan diikuti olah Satgas Marewa nantinya.

Pada kesempatan yang sama, dengan adanya rencana pembentukan Marewa tersebut,  Ketua Tagana Tanjungpinang Hamdan Syahrial menyambut dengan baik. Tentu dengan harapan nantinya, Tagana dan Satgas Marewa bersama-sama menjadi ujung tombak penanggulangan bencana di tingkat keluragan.

“Kita tentu berharap Satgas Marewa bersama sama Tagana menjadi ujung tombak penanggulangan bencana di tingkat kelurahan nantinya,”harap Hamdan.(ml)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *