by

Heboh Pesan Berantai Soal PDP IT, Pihak Keluarga akan Polisikan Penyebar



TANJUNGPINANG:- Warga Kota Tanjungpinang dihebohkan dengan adanya pesan berantai terkait PDP IT (68). Pesan berantai itu menyebutkan seluruh keluarga IT (68) positif Covid-19, kecuali anak IT, I.

Beredarnya pesan berantai ini diakui pihak keluarga sangat merugikan, baik secara moril maupun materil. Sedianya pihak keluarga IT akan melaporkan sumber awal penyebar.

Anak IT, Iqbal mengakui dirinya telah menemui dan berjumpa oknum sumber pesan berantai tersebut dan telah mengklarifikasi serta meminta maaf.

“Kita sudah ketemu dan bicarakan soal pesan berantai ini dengn oknum sumber pesan. Namun pihak keluarga lain belum bisa menerima permintaan maaf itu. Dan sedianya akan melaporkan kepada pihak yang berwajib, “ujar Iqbal kepada mediamariti.com, Senin (20/4/2020).

Disampaikan Iqbal, pihak keluarga merasa keberatan dan dirugikan karena pesan itu menyampaikan seluruh keluarga IT sudah dinyatakan positif. Padahal tidak benar, seluruh keluarga IT belum ada dinyatakan positif Covid-19 dari pihak yang berkompeten.

“Kami sekeluarga semua sehat-sehat dan hingga saat ini, tidak ada menunjukkan gejala telah terpapar Covid-19 dari tim medis, “ujarnya.

Igbal juga mengakui, pesan hoaks melalui WA ini telah menyebar dengan cepat hingga ke provinsi lain. “Buktinya ada beberapa sejawat di provinsi lain menghubungi saya untuk minta kepastian dari pesan berantai tersebut, “ujar Iqbal.

Berikut isi pesan berantai tersebut sebagaimana dikirim Iqbal kepada mediamaritim.com :

“Kawan²….apakah ada yg makan atau beli prata di kedai kopi Aman di samping supermarket Welcome beberapa hari terakhir? Penjual pratanya inisial T sekeluarga sdh dinyatakan positif Covid-19 hari ini dan dibawa ke rumah sakit. Anaknya inisial I menjual prata di samping hotel RAV batu 9 belum tau apakah positif atau tidak.  Harap waspada saja…”

Iqbal menyampaikan bapaknya (IT) memang sekarang diisolasi di rumah singgah RSUD RAT. Sebelumnya sejak 26 Maret 2020, IT tidak berjualan lagi. “Saat itu kalau tak salah sejak 26 Maret 2020 dirawat selama 2 pekan  di RSUP RAT, karena keluhan sakit jantung, “ujarnya.

Namun IT pulang dari rumah sakit kata Iqbal pada 9 April 2020 dengan status PDD yang dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19

Keseharian IT adalah pedagang prata di salah satu kedai kopi di bilangan Bintan Center KM 9 Tanjungpinang. Sementara I mengikuti jejak  IT sebagai penjual prata di samping salah satu hotel di KM 9 Tanjungpinang. (ml)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *