by

Bareskrim Mobil Tesla dan Ferrari Indra Kenz

JAKARTA – Bareskrim Polri telah mengangkut mobil mewah Ferrari milik Indra Kenz yang berada di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Ferrari ini diangkut untuk disita. Ferrari tersebut diperkirakan sampai di Jakarta hari ini (Sabtu 21/5/2022).

“Sedang dibawa dan masih dalam perjalanan dari Medan,” kata Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma Kumara dalam keterangannya, Jumat (20/5/2022).

Candra mengatakan, Ferrari itu dihargai miliaran rupiah. Ferrari tersebut berwarna merah dengan garis warna hitam.

“Harganya antara Rp 4-5 miliar,” kata Candra menjawab soal perkiraan harga Ferarri yang disita dari Indra Kenz.

Sebagai informasi, mobil mewah milik tersangka kasus Binomo Indra Kenz memang dalam bidikan polisi. Polisi kemudian menjemput mobil Ferrari milik Indra Kenz yang berada di Medan pada Selasa (17/5).

Mobil itu dijemput untuk melengkapi berkas perkara Indra Kenz. Mobil mewah keluaran Ferrari tersebut akan dijadikan barang bukti kasus alias disita.

“Rencana tindak lanjut, penyidik akan melakukan pemeriksaan saksi dan penyitaan barang bukti satu unit mobil Ferrari yang masih berada di Medan, Sumatera Utara,” kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Gatot Repli Handoko dalam keterangannya.

Bareskrim Polri menetapkan pemilik Ferrari merah Indra Kusuma atau Indra Kenz sebagai tersangka pada 24 Februari 2022.
Indra Kenz merupakan influencer yang menjadi mitra atau pihak ketiga yang mempromosikan aplikasi Binomo.

Polisi menjerat Indra Kenz dengan berbagai pasal dari Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun hukuman penjara.

Dalam kasus ini, polisi juga sudah menyita mobil listrik merek Tesla milik Indra Kenz.

Selain itu, polisi telah menetapkan enam tersangka lain dalam kasus Binomo.

Keenam tersangka itu yakni Fakar Suhartami Pratama atau Fakarich yang juga guru trading Indra Kenz; Development Manager sekaligus perekrut mitra Binomo, Brian Edgar Nababan (BEN); dan admin Grup Telegram Indra Kenz,
Wiky Mandara Nurhalim.

Selain itu, polisi juga menahan tiga tersangka lainnya, yakni Vanessa Khong selaku pacar Indra Kenz; ayah Vanessa, Rudiyanto Pei; dan adik Indra Kenz, Nathania Kesuma. (*/arl)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.