by

Pemodal Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Ditangkap

PERIGI MOUTONG – Penyidik Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi menahan Pria berinisial AM (44). Ammerupakan pemodal aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Sipayo, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. IA ditangkap pada Kamis (16/6). Kini AM ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Maesa, setelah diperiksa oleh penyidik di Kantor Gakkum Seksi Wilayah II Palu.

Kasus ini merupakan pengembangan kasus tersangka berinisial K (42) yang merupakan operator tambang emas ilegal. Tersangka K sudah lebih dahulu ditahan oleh Balai Gakkum. Penangkapan AM ini merupakan penangkapan yang kedua. Sebelumnya, Am pernah ditangkap pada 24 Mei 2022 lalu. Tapi, tersangka AM pingsan.

Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi, Dodi Kurniawan, mengatakan ini merupakan bukti bahwa pihaknya serius dalam memburu pemodal tambang ilegal. Ini pertama kalinya Balai Gakkum LHK Sulawesi menangkap pemodal tambang yang sudah menyebabkan kerusakan hutan maupun lingkungan.

“Kami akan menuntaskan kasus ini sehingga pemodal jera akan perbuatannya,” tegas Dodi.

Tersangka dikenakan pasal kegiatan penambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin dan turut serta melakukan atau membantu terjadinya penggunaan kawasan hutan secara tidak sah yang diatur dalam Pasal 89 Ayat 1 Huruf a dan Huruf b Jo. Pasal 17 Ayat 1 Huruf b dan/atau Pasal 98 Ayat 1 Jo. Pasal 19 Huruf b dan/atau Pasal 94 Ayat 1 Huruf c Jo. Pasal 19 Huruf b Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yang telah diubah dengan Pasal 37 Undang-Undang 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dengan hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun serta pidana denda sebesar Rp. 100 miliar.

Kasus ini bermula dari tim Operasi Pengamanan Hutan Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi bersama DLH Kabupaten Parigi Moutong, KPH Dampelas Tinombo dan masyarakat Desa. Saat itu tim Gakkum LHK berhasil mengamankan 2 unit ekskavator merk Catepillar yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin di kawasan hutan negara pada 26 Januari 2022. Selain menemukan alat berat dan alat lainnya, tim juga berhasil menemukan lokasi kegiatan tambang ilegal di wilayah sekitar Desa Sipayo di Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.(*/arl)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.