by

Persiapan Pengawasan Pilkada 2020, Komisi I DPRD Kepri Kunjungi Bawaslu Kota Batam

-Batam, Kepri-131 Views

BATAM:- Guna memantau kondisi lapangan serta persiapan Pilkada 2020 yang bakal digelar 9 Desember 2020 mendatang, pimpinan serta anggota Komisi I DPRD Kepri mengunjungi Bawaslu Kota Batam, Jumat (24/9/2020).

Rombongan wakil rakyat Kepri itu disambut langsung Ketua Bawaslu Kota Batam, Syailendra Reza.

Beberapa hal yang ditanyakan terkait Pilkada di Kota Batam. Bagaimana pengawasan Pilkada di era pandemi Covid-19 dan seperti apa sosialisasi yang dilaksanakan Bawaslu serta bagaimana antisipasi Bawaslu, jika ada laporan-laporan dari masyarakat terkait berita yang tidak benar.

Ketua Komisi I DPRD Kepri, Bobby Jayanto meminta agar Bawaslu secara terus menerus melakukan  sosialisasi terkait pengawasan ke tengah masyarakat. “Agar  ini bisa disosialisasikan sesering mungkin ke masyarakat, agar masyarakat tahu apa dampaknya jika terjadi money politic,”harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri Taba Iskandar mengingatkan Bawasalu harus memiliki data, jika terjadi sengketa data di TPS.

“Bawaslu harus punya data , jika terjadi sengketa data di TPS dan menjadi pembanding.  Jadi Bawaslu mampu bekerja dengan baik, terkait perubahan suara yang bisa saja terjadi. Dan sistem pelaporan harus punya, guna masyarakat mudah jika ingin melapor, dan agar kedepannya sistem kerja Bawalsu bisa menjadi lebih baik, “kata Taba Iskandar di Kantor KPU Kota Batam yang beralamat di Kompleks Ruko King Business Center (KBC) blok C no. 17-19 Batam Center itu.

Dalam kesempatannya Syailendra Reza menjelaskan  Bawaslu menjalankan pengawasan dalam kondisi pandemi harus extra hati-hati. “Seluruh jajaran Bawaslu arus mengikuti prosedur protokoler kesehatan saat turun ke lapangan maupun saat mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Batam.

Untuk kegitaan sosialoisasi sambung Syailendra,  kunjungan turun lagsung ke masyarakat dibatasi. “Dan untuk anggota kami rutin melakukan rapid test, dan  sosialisasi dilakukan dengan komunikasi melalui media radio, dan media sosial tentang masalah pilkada ini, “ukarnya.

DItegaskan Syailendra semua kegiatan calon harus ada personil Bawaslu dalam rangka melakukan pengawasan

Pada kesempatan itu, Syailendra menghimbau jika masyarakat menemukan ada pasangan calon diduga  melanggar ketentuan, dirinya berharap agar segera melapor. “Dan tentu dapat segera kami proses, jika terbukti terjadi penemuan seperti pemberi dan penerima uang (money politic)  bisa dikenai pidana, “harapnya.

Disampaikan Syailendra, dalam hal ini pengawasan ini,  Bawaslu selalu berkordinasi dengan TNI, POLRI, agar terciptan kelancaran keamanan dan kenyamanan Pilkada nanti.

Selain pimpinan, turut hadir anggota Komisi I DPRD Kepri. Masing-masing Sekretaris Komisi I DPRD Krpri,  Muhammad Syahid Ridho, H. Kamaruddin Ali, Khazalik,  Harlianto, Uba Ingan Sigalingging,  Zainuddin Ahmad dan Sugiwan. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.