by

Satu Unit Bus Pariwisata Dapat Jatah Solar Maksimal 60 liter per Hari

TANJUNGPINANG:- Belakangan Bus Pariwisata di Kota Tanjungpinang terjebak dalam antrian panjang pengisian BBM Solar Subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Bahkan ada juga yang tidak kebagian jatah solar.

Kondisi tersebut tentu mempengarahui geliat kepariwisataan. Sejumlah penggiat kepariwisataan di Kota Tanjungpinang pun mengeluhkan kondisi demikian.

Guna menjawab permasalahan tersebut, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan melibatkan pihak PT Pertamina menerbitkan Kartu Kendali BBM Solar bagi Bus Pariwisata.

Setidaknya tercatat sebanyak 135 Bus Pariwisata yang ada di Kota Tanjungpinang. Namun setelah diidentifikasi dan diverifikasi Disdagin dan Dinas Pariwisata, tahap awal hanya 45 Bus Pariwisata mendapat kartu kendali tersebut.

Menindaklanjuti persoalan itu, Senin (1/10/2019)  Walikota Tanjungpinang, Syahrul membagikan kartu kendali kepada 45 bus pariwisata di Kawasan SPBU Batu 10 Tanjungpinang.

Penyerahan kartu kendali yang disaksikan pihak PT Pertamina itu diharapkan akan terjadi pemerataan distribusi BBM solar kepada Bus Pariwisata di wilayah Kota Tanjungpinang.

Di sela-sela acara pembagian itu kepada awak media, Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang Ahmad Yani menyampaikan pembagian kartu kendali  ini bertujuan untuk membantu geliat pariwisata yang ada di Kota Tanjungpinang, sekaligus mengendalikan keluarnya BBM Solar secara merata.

“Dari 135 Bus Pariwisata yang mengajukan kartu kendali ke kita, yang bisa dikeluarkan 45 kartu kendali setelah diverifikasi. Hal ini juga akan berlanjut terus dibagikan tidak hanya Bus Pariwisata saja,” kata Yani.

Pada kesempatan itu, Kabid Perdagangan Disdagin Tanjungpinang Desy Afriyanti menjelaskan pembagian kartu kendali Solar subsidi ini mengacu pada Perpres 191 tahun 2014.

“Ini sudah sesuai Perpres. Nanti 45 Bus Pariwisata ini mendapatkan jatah solar subsidi maksimal¬† 60 liter per hari,” ujarnya.

Sementara Edward Roza selaku Manager Operasional Nusa Jaya Khusus Bus Pariwisata Plat Hitam sangat bersyukur dengan adanya kartu kendali ini, dan dari pihaknya tidak ada masalah. Malahan pihaknya menunggu kartu kendali ini.

“Tidak masalah untuk kartu kendali, namun belum tahu berapa dibagikan perliter perhari solar,” ucapnya ketika acara masih berlangsung. (*/yok)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.